Jakarta, CNN Indonesia

Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen Nugraha Gumilar menyinggung solidaritas TNI dan Polri yang dirusak oleh oknum terkait bentrok di Sorong.

Pernyataan itu bertalian dengan kejadian anggota TNI AL terlibat bentrok dengan anggota Brimob di Pelabuhan Sorong, Papua Barat Daya, Minggu (14/4.

Nugraha mengatakan Panglima Komando Armada III beserta rombongan melakukan pertemuan dengan Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir di RSAL dr. Oetojo Kota Sorong pada Minggu (14/4) pukul 20.22 WIT.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kedua belah pihak sangat menyayangkan kejadian ini karena solidaritas yang selama dijaga telah dirusak oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” ujar Nugraha dalam keterangannya, Senin (15/4).

Nugraha mengatakan kedua belah pihak saling menyampaikan permohonan maaf, termasuk kepada masyarakat Kota Sorong terkait atas kejadian perselisihan yang terjadi antara oknum Anggota Brimob dengan oknum Anggota TNI AL tersebut.

Kedua instansi juga bakal melakukan investigasi lebih lanjut atas kejadian ini.

Pihak Kapolda dan Pangkoarmada III akan melaksanakan investigasi secara utuh dan personil yang terlibat akan dikenakan tindakan sesuai dengan hukum yang berlaku,” jelas Nugraha.

Anggota TNI AL terlibat bentrok dengan anggota Brimob di Pelabuhan Sorong, Papua Barat Daya pada Minggu (14/4) pukul 09.30 WIT.

Insiden perkelahian itu terjadi di pintu masuk tunggu keberangkatan kantor Pelindo IV Sorong, Papua Barat Daya.

Nugraha menjelaskan bentrok itu disebabkan karena anggota Brimob ditegur oleh anggota TNI AL. Karenanya, timbul kesalahpahaman di antara keduanya.

Ia mengatakan ada lima personel alami korban luka-luka imbas insiden tersebut. Kini, korban dalam kondisi perawatan di rumah sakit.

(pop/rzr/arh)





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *